Istana Jawab Tudingan Kunker Presiden Jokowi ke Jabar untuk Dongkrak Suara Pasangan Capres Tertentu

- Pewarta

Sabtu, 6 Januari 2024 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo. (Facebook.com/@Presiden Joko Widodo)

Presiden Joko Widodo. (Facebook.com/@Presiden Joko Widodo)

FOKUSSIBER.COM – Pihak Istana merespons tudingan untuk mendongkrak suara bagi pasangan capres-cawapres tertentu terkait kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Jawa Barat.

Istana membantah kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Jawa Barat untuk mendongkrak suara bagi pasangan capres-cawapres tertentu.

Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana menjelaskan, agenda dari kunjungan kerja presiden tentunya berbeda dengan kampanye.

Berhubung kampanye dilakukan di daerah, Ari mengatakan, tentu akan ada kala dimana antara kunker presiden dan kampanye beririsan.

Namun, menurut Ari, tentu saja agenda presiden tidak ada kaitan dengan kampanye.

Baca artikel lainnya di sini : Presiden Jokowi Sebut Rizal Ramli Sebagai Ekonom yang Cerdas dan Aktvis yang Kritis karena Cinta kepada Bangsa

“Kunker wilayahnya seluruh Indonesia, lokasi kampanye juga satu kawasannya, Indonesia.”

“Pasti ada irisan yang muncul, tetapi agenda dan juga tujuannya (pasti) berbeda,” ujar Ari dalam keterangannya di Kementerian Sekretariat Negara, Jumat (5/1/2024).

Ari menegaskan, kunker presiden tidak ada maksud dan tujuan lain, selain kegiatan presiden yang bertemu dengan rakyat.

Lihat juga konten video, di sini: Prabowo Subianto Optimistis Indonesia Jadi Negara Produktif, Bukan untuk Pasar Negara Lain

Apalagi, Ari mengatakan, kegiatan kunker dapat diakses bebas.

“Apa yang disampaikan oleh presiden, apa dialog yang terjadi dengan masyarakat.”

Baca Juga:

Kolaborasi dalam Program Makmur, Perum Bulog dan Pupuk Indonesia Serap Produksi Pangan Dalam Negeri

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

PKS Nyatakan Belum Ada Keputusan Terkait Dukungan untuk Bobby Nasution Maju di Pilgub Sumut

Survei Indikator Politik Indonesia, Irjen Pol. Ahmad Luthfi Menjadi Top of Mind Calon Gubernur Jawa Tengah

“Dan teman-teman (media) juga bisa secara terbuka melihatnya,” kata Ari lebih lanjut.

Bantahan serupa juga sudah disamppaikan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Menurut Airlangga, kunker presiden tersebut tidak ada kaitannya dengan upaya angkat suara untuk paslon tertentu.

“Kalau Pak Presiden kan sering keliling. Jadi ngga hanya ke Jateng,” kata Airlangga. ***

Berita Terkait

Pihak Istana Jakarta Tanggapi Penembakan Terhadap Donald Trump, Pengamanan Presiden Jokowi Diperketat?
Peran LSP P1 Politeknik Dalam Penyiapan SDM Kompeten untuk Menyongsong Indonesia Emas 2045
Bentuk Tanggung Jawab Moral Peretasan PDNS, Semuel A Pangerapan Mundur dari Dirjen Aptika Kominfo
Ungkap Doa dan Dukungan Presiden Jokowi, Prabowo Subianto Sukses Operasi Cidera Kaki
Ini Alasan Keluarga Tanri Abeng Pilih Makam Keluarga Meski Ditawari Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan
Penjelasan Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Soal Buronan Harun Masiku Segera Tertangkap
Ada Beberapa Agenda yang Dìusulkan Tiongkok, Prabowo Dìharapkan ke Sana Usai Dilantik Jadi Pesiden
Negara-negara Afrika Lihat Indonesia sebagai Contoh Keberhasilan, Begini Penjelasan Prabowo
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 21 Desember 2023 - 21:58 WIB

BNSP Gandeng KJRI Hongkong dan LPK Migran, Tingkatkan Standar Sertifikasi Profesi

Berita Terbaru