Tanggapan Resmi DPP PSI Usai Ketua Umum Ganjarian Spartan Mohamad Guntur Romli Keluar dari PSI

- Pewarta

Minggu, 6 Agustus 2023 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersilahturahmi ke kantor DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI). (Instagram.com/@prabowo)

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersilahturahmi ke kantor DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI). (Instagram.com/@prabowo)

FOKUSSIBER.COM – Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman menanggapi keputusan eks politikus PSI Mohamad Guntur Romli keluar dari partai tersebut.

Andy Budiman memahami posisi Guntur Romli yang juga merupakan Ketua Umum Ganjarian Spartan.

Posisi itu, kata Andy Budiman, serba salah di antara relawan-relawan yang lain.

“Beliau juga butuh mengukuhkan keseriusannya mendukung Pak Ganjar di antara relawan-relawan yang lain.”

“Jadi, sangat memaklumi posisi dan pilihan beliau,” kata Andy Budiman.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: PDIP Tanggapi Tudingan Tak Sambut Baik Dukungan PSI Tehadap Calon Presiden Ganjar Pranowo

Namun begitu, Andy Budiman mengaku terkejut dengan alasan Guntur Romli hengkang dari PSI.

Yakni karena menilai ada sinyal kedekatan PSI dengan bakal calon presiden dari Partai Gerindra yang menyambangi Kantor DPP PSI pada Rabu, 2 Agustus 2023.

“Saya kaget alasan Bro Guntur mundur hanya karena kedatangan Pak Prabowo ke PSI,” ucap Andy Budiman.

Menurut Andy Budiman, kunjungan Prabowo itu merupakan silaturahmi biasa.

Terlebih, PSI belum final memutuskan akan berlabuh di koalisi mana untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Ini silaturahim biasa seperti Mbak Puan bertemu Prabowo. Bahkan dulu Pak Prabowo pernah menjadi cawapresnya Bu Mega. Toh, PSI belum memfinalisasi sikap soal capres ini,” kata Andy Budiman.

Andy Budiman menambahkan, pilihan Guntur keluar dari PSI tidak akan menjadikan jarak di antara keduanya.

Ia mengingatkan bahwa PSI belum mengambil keputusan final capres mana yang akan didukung.

“Toh, sekali lagi, PSI belum mengambil keputusan final ke capres mana akan berlabuh.”

“Masih ada mekanisme internal. Kami mengikuti pernyataan Pak Jokowi ‘ojo kesusu’ (jangan buru-buru),” ucapnya.

Andy Budiman menyebut Guntur Romli adalah teman dekat yang berjuang bahu-membahu bersama.

Guntur Romli, kata dia, pernah menjadi calon anggota legislatif (caleg) dari PSI pada 2019.

“Sejak itu beliau tidak aktif lagi secara struktural di PSI. Kami menghargai pilihan-pilihan personal Bro Guntur,” kata Andy Budiman dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Jumat, 4 Agustus 2023.***

Berita Terkait

Partai NasDem Ungkap Alasan Tak Usung Kader Internalnya untuk Maju di Pilkada DKI Jakarta 2024
Akan Maju Sebagai Gubernur pada Pilkada Jawa Tengah 2024, Ini Isysrat yang Ditunjukan Kaesang Pangarep
PKS Nyatakan Belum Ada Keputusan Terkait Dukungan untuk Bobby Nasution Maju di Pilgub Sumut
Survei Indikator Politik Indonesia, Irjen Pol. Ahmad Luthfi Menjadi Top of Mind Calon Gubernur Jawa Tengah
Kaesang Pangarep Lebih Berpeluang Menang di Pilkada Jateng Dibanding Jakarta, Begini Penjelasan Pengamat
PAN Sebut Kaesang Pangarep Adalah Sosok Alternatif yang Dapat Diusung Sebagai Cagub Jakarta
Presiden Jokowi Dituding Ikut Campur Dorong Dirinya Maju di Pilkada Jakarta, Ini Respons Kaesang Pangarep
Siapa Pendamping Calon Gubernur Jakarta Mohamad Sohibul Iman? PKS Menjawab Begini
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 21 Desember 2023 - 21:58 WIB

BNSP Gandeng KJRI Hongkong dan LPK Migran, Tingkatkan Standar Sertifikasi Profesi

Berita Terbaru