FOKUSSIBER.COM – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menanggapi program makan siang gratis yang diusung salah satu Paslon.
Muhadjir mengatakan, pembahasan program makan siang gratis dalam Sidang Kabinet Paripurna dimaksudkan untuk menjaga kesinambungan.
“Itu untuk jaga-jaga saja, antisipasi saja itu,” kata Muhadjir kepada wartawan di Jakarta, Selasa (27/2/2024).
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Cara Isi Saldo PayPal Pakai ShopeePay via Jasa Top Up di Epayu
Ekonomi RI Tumbuh 5,12 Persen, Investasi Asing Buktikan Daya Saing dan Stabilitas
Surat Jalan Istri Menteri UMKM Meledak, KPK Bidik Sekjen dan Menterinya

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Agar ada kesinambungan antara program yang sudah ada tahun 2024 nanti tidak putus pada 2025,” imbuhnya.
Muhadjir mengatakan, anggaran program makan siang gratis bisa masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN).
Serta dapat juga masuk dalam APBN Perubahan.
Baca Juga:
Lubang Jalan, Lubang Moral: KPK Ungkap Suap Proyek Sumut
BNPB: Letusan Lewotobi Ancaman Serius, Jangan Mendekat ke Kawah
Jasa Siaran Pers Persriliscom Melayani Publikasi ke Lebih dari 150 Media Online Berbagai Segmentasi
Baca artikel lainnya di sini : Muhadjir Effendy Tanggapi Program Makan Siang Gratis Prabowo – Gibran Dibahas di Sidang Kabinet
Dengan begitu, sebut Muhadjir, proses transisi program pemerintahan kelak dapat berjalan lancar.
Namun, ia menegaskan bahwa rancangan anggaran program makan siang gratis masih bersifat pembahasan
Lihat juga konten video, di sini: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Menjadi Jenderal TNI, Kenaikan Pangkat Istimewa dari Presiden
Baca Juga:
Polda Bali Selidiki Kematian AI, Tahanan Kasus Asusila Diduga Dikeroyok di Tahanan Polresta Denpasar
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
BMKG Laporkan Pendudukan Lahan oleh Ormas, Polisi Tangkap 17 Orang Terkait
Pemerintah Buka Suara soal Kontroversi Kolegium Dokter Spesialis dan Evaluasi Performa Kemenkes
“Syukur-syukur kalau enggak berubah, memang dirancang biar kompatibel saja.”
“Biar berkesinambungan dari APBN sebelumnya dengan APBN berikutnya.”
“Sehingga proses transisi tidak harus ada pembatasan, smooth aja,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat Sidang Kabinet Paripurna membahas Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025.
Termasuk program makan siang gratis calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“Tadi dibahas RKP, ini baru rapat awal saja. Membahas program-program prioritas Prabowo.”
“Termasuk di dalamnya adalah makan siang (gratis) tahap awal,” kata Menteri Investasi Bahlil Lahadalia saat ditemui wartawan di Istana Negara, Senin (26/2/2024).***
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Haiidn.com dan Haijakarta.com




























