Presiden Jokowi Beri 3 Target yang Harus Diselesaikan Agus Harimurti Yudhoyono Usai Dilantik Jadi Menteri ATR

- Pewarta

Rabu, 21 Februari 2024 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Menteri ATR/Kepala BPN. (Facebook.com/@Agus Yudhoyono)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Menteri ATR/Kepala BPN. (Facebook.com/@Agus Yudhoyono)

FOKUSSIBER.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY sebagai Menteri ATR/Kepala BPN, untuk menggantikan Hadi Tjahjanto.

Pelantikan Hadi sebagai Menko Polhukam dan AHY itu dilakukan secara bersamaan sesuai Keputusan Presiden Nomor 34 P Tahun 2024.

Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024, yang ditetapkan Presiden Joko Widodo di Jakarta, tanggal 20 Februari 2024.

Presiden Jokowi menargetkan tiga hal yang harus diselesaikan oleh Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

Setelah AHY dilantik sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Saya tadi sampaikan tiga hal ke Pak Menteri BPN,” kata Presiden Jokowi usai acara pelantikan pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/2/2024)

Baca artikel lainnya di sini : Sudaryono Berpotensi Menangkan Pilgub Jateng, Pengamat Politik Ungkap Sudah Punya Modal di Kandang Banteng

“Yang pertama, yang berkaitan dengan sertifikat elektronik harus didorong agar lebih masif,” imbuhnya.

Presiden Jokowi berpesan agar AHY dapat mendorong penerbitan sertifikat elektronik lebih masif.

Lihat juga konten video, di sini: TKDN RSPPN Soedirman Capai 70 Persen, Presiden Jokowi Sebut Bantu Percepatan Ekonomi Nasional

Adapun Pemerintah meluncurkan penerbitan sertifikat tanah elektronik atau Sertipikat-el pada Desember 2023.

Agar memudahkan masyarakat untuk mencetak dokumen sertifikat tanah miliknya.

Baca Juga:

Pihak Istana Jakarta Tanggapi Penembakan Terhadap Donald Trump, Pengamanan Presiden Jokowi Diperketat?

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Kolaborasi dalam Program Makmur, Perum Bulog dan Pupuk Indonesia Serap Produksi Pangan Dalam Negeri

PKS Nyatakan Belum Ada Keputusan Terkait Dukungan untuk Bobby Nasution Maju di Pilgub Sumut

Kemudian, Presiden Jokowi juga memberi target agar AHY untuk menyelesaikan penerbitan Hak Guna Usaha untuk mekanisme perdagangan karbon.

“Yang kedua untuk HGU ‘carbon trading’, yang berkaitan dengan PP itu segera selesaikan karena banyak yang ingin masuk,” kata Presiden.

Ketiga, Presiden Jokowi juga menargetkan 120 juta bidang tanah untuk terdaftar melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita Nasional Terkinipost.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Arahnews.com dan Harianbogor.com

Berita Terkait

Urgensi Kepemilikan Sertifikasi Kompetensi Bagi Profesi Akuntan di Era Artificial Intelligence
Tim Sinkronisasi Prabowo – Gibran Tanggapi Rumors Terkait Makan Bergizi Dipangkas Jadi Rp7.500 per Anak
Pihak Istana Jakarta Tanggapi Penembakan Terhadap Donald Trump, Pengamanan Presiden Jokowi Diperketat?
Peran LSP P1 Politeknik Dalam Penyiapan SDM Kompeten untuk Menyongsong Indonesia Emas 2045
Bentuk Tanggung Jawab Moral Peretasan PDNS, Semuel A Pangerapan Mundur dari Dirjen Aptika Kominfo
Ungkap Doa dan Dukungan Presiden Jokowi, Prabowo Subianto Sukses Operasi Cidera Kaki
Ini Alasan Keluarga Tanri Abeng Pilih Makam Keluarga Meski Ditawari Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan
Penjelasan Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Soal Buronan Harun Masiku Segera Tertangkap
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 09:34 WIB

Kolaborasi dalam Program Makmur, Perum Bulog dan Pupuk Indonesia Serap Produksi Pangan Dalam Negeri

Rabu, 10 Juli 2024 - 20:26 WIB

BNSP Turut Hadir: Standar Kompetensi Baru untuk Industri Jasa Keuangan dari Konvensi Nasional

Sabtu, 6 Juli 2024 - 19:28 WIB

Pelantikan DPW PROPAMI Jambi Raya: Edukasi Pasar Modal Jadi Prioritas di Jambi

Sabtu, 6 Juli 2024 - 13:59 WIB

Jamin Penyelenggaraan Keamanan Pangan Segar, Bapanas Intensifkan Pengawasan Keamanan

Kamis, 4 Juli 2024 - 09:16 WIB

Sektor Financial, Energy, dan Basic Materials: Penggerak Utama IHSG di Bulan Juli Berdasarkan Potensi Fundamental

Selasa, 11 Juni 2024 - 07:54 WIB

Pertamina akan Akuisisi Produsen Gula dan Ethanol dari Brazil, Ini Kata Menko Luhut Binsar Pandjaitan

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:57 WIB

Pameran Nusatic 2024 Jadi Ajang Peresmian LSP Perikanan Hias Indonesia: Dorong Kompetensi dan Kualitas SDM

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:40 WIB

OJK Gelar Prakonvensi RSKKNI: Fokus pada Pengawasan dan Perlindungan Konsumen

Berita Terbaru