BEIJING, 2 Juni 2026 /PRNewswire/ — RCEP Local Governments and Friendship Cities Cooperation (Huangshan) Forum 2026 resmi dibuka pada 28 Mei lalu di Kota Huangshan, Provinsi Anhui, Tiongkok timur. Ajang ini mempertemukan pejabat pemerintah, diplomat, pakar, perwakilan asosiasi bisnis, serta pelaku usaha dari negara-negara anggota Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) untuk membahas peluang dan penguatan kerja sama regional.
Forum yang digelar oleh Chinese People’s Association for Friendship with Foreign Countries (CPAFFC) dan Pemerintah Provinsi Anhui tersebut berlangsung pada 27–29 Mei di empat kota, yakni Hefei, Wuhu, Huangshan, dan Bozhou.
Dengan tema "New Vision, New Opportunity, New Cooperation", ajang ini mendukung agenda pembangunan baru, menampilkan berbagai peluang yang berkembang, serta mendorong pertukaran dan kerja sama praktis di antara negara-negara anggota RCEP, khususnya dalam bidang perdagangan, investasi, dan pengembangan kekuatan produktif berkualitas baru.
Dalam sambutannya di sesi pembukaan, Presiden CPAFFC Yang Wanming mengatakan bahwa implementasi RCEP selama empat tahun terakhir telah memberikan kontribusi besar terhadap kemakmuran dan pembangunan regional. Menurutnya, seluruh pihak harus terus menjunjung prinsip keterbukaan dan inklusivitas, memperkuat kerja sama yang konkret, memperluas dukungan masyarakat, serta memberikan perhatian yang lebih besar pada pemberdayaan generasi muda.
Melalui sambungan video, Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn menyatakan, kemitraan ASEAN dan Tiongkok merupakan hasil dari pengembangan pasar, pembangunan kepercayaan, dan pendalaman kerja sama selama puluhan tahun. Menurutnya, di tengah situasi global yang semakin kompleks dan dinamis, kemitraan tersebut membuktikan bahwa stabilitas dan pertumbuhan regional hanya dapat dijaga melalui kolaborasi berkelanjutan, keterbukaan, dan prinsip saling menguntungkan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal ASEAN-China Centre Shi Zhongjun menilai, ajang ini menjadi platform penting untuk memperdalam kerja sama regional di antara negara-negara anggota RCEP. Ia juga menyampaikan harapan agar kerja sama dengan Provinsi Anhui dapat terus diperluas, terutama dalam bidang perdagangan, pertukaran budaya, dan sektor-sektor strategis lainnya.
Selama ajang ini berlangsung, 20 proyek kerja sama strategis telah diresmikan. Proyek-proyek tersebut melibatkan 12 negara, yakni Tiongkok, Kamboja, Laos, Singapura, Thailand, Vietnam, Jepang, Selandia Baru, Australia, Korea Selatan, Malaysia, dan Indonesia. Ruang lingkup kerja sama mencakup bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, investasi, perdagangan, pertukaran budaya, serta kemitraan antarkota kembar.
Sebagai ajang tingkat nasional yang berlangsung setiap tahun, forum ini telah berkembang sebagai wadah penting bagi pertukaran dan kerja sama antara Provinsi Anhui dan negara-negara anggota RCEP sejak pertama kali digelar pada 2023.
Tautan artikel: https://en.imsilkroad.com/p/350782.html


























