![]() |
SHENZHEN, Tiongkok, 25 Mei 2026 /PRNewswire/ — ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi terkemuka dunia, merilis Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) 2025 yang menyoroti berbagai pencapaian terbaru dari sisi lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG). ZTE telah menerbitkan publikasi ini kepada publik selama 18 tahun berturut-turut secara sukarela.
Dalam laporan tahun ini, Executive Director & CEO, ZTE, Xu Ziyang, mengatakan, "Melalui strategi ‘Konektivitas + Komputasi’, kami terus berpegang pada komitmen awal untuk mendorong pembangunan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan melalui teknologi. Bersama para mitra, kami ingin membangun masa depan yang lebih cerdas, efisien, ramah lingkungan, dan inklusif."
Pada 2025, ZTE terus meningkatkan investasi riset dan pengembangan (R&D) secara disiplin dengan nilai mencapai RMB 22,76 miliar, atau sekitar 17% dari total pendapatan perusahaan. Dengan investasi tersebut, ZTE memperkuat kapabilitas AI secara menyeluruh. Hingga 31 Desember 2025, ZTE telah mengajukan sekitar 95.000 permohonan pendaftaran paten di seluruh dunia. Lebih dari 50.000 paten di antaranya telah disetujui. Di sektor cip, ZTE memiliki sekitar 5.900 permohonan paten dan lebih dari 3.700 paten yang telah diberikan oleh pihak terkait. Sementara di bidang AI, ZTE telah mengajukan hampir 5.500 paten, dan hampir separuhnya telah memperoleh persetujuan.
Memimpin Penurunan Emisi Berbasis Sains melalui "Digital Green Path"
ZTE menyatukan aksi iklim dalam strategi perusahaan melalui inisiatif "Digital Green Path" yang mencakup empat aspek utama, yakni aktivitas operasional yang ramah lingkungan, rantai pasok hijau, infrastruktur digital hijau, serta pemberdayaan industri berbasis teknologi hijau.
Pada 2025, melalui berbagai langkah efisiensi energi dan penerapan teknologi seperti dynamic scaling berbasis AI serta kendali jarak jauh, ZTE melampaui target tahap pertama yang tercantum dalam "ZTE Net-Zero Strategy White Paper". Emisi karbon dari aktivitas operasional ZTE berhasil ditekan sebesar 46% dibandingkan 2021. Untuk emisi karbon Lingkup 3 yang mencakup aktivitas hulu dan hilir, ZTE mencatat penurunan intensitas emisi fisik sebesar 8,55% pada tahap penggunaan dan pemeliharaan produk telekomunikasi. Sementara itu, emisi absolut sepanjang siklus hidup produk terminal turun 3,05% dari tahun sebelumnya.
Berkat kinerja tersebut, ZTE selama tiga tahun berturut-turut tercantum dalam daftar "CDP Climate A" yang mengakui keunggulan tata kelola lingkungan hidup yang telah diterapkan.
Mendorong Teknologi untuk Kebaikan Sosial, Membangun Masyarakat Inklusif dan Adil
ZTE terus berupaya memperluas akses komunikasi dan peluang digital yang setara di seluruh dunia. Di sisi lain, ZTE menganggap sumber daya manusia sebagai aset paling berharga. Pada 2025, ZTE mempertahankan cakupan pelatihan karyawan sebesar 100% dan secara rutin menjalankan Employee Assistance Program (EAP). ZTE juga berhasil mempertahankan sertifikasi ISO 45001 untuk seluruh fasilitas operasional dan produksi di dalam negeri, serta kegiatan operasional di 30 negara.
Di bidang sosial, ZTE memperkuat sistem relawan internal sepanjang 2025. Jumlah relawan yang berasal dari karyawan ZTE telah melampaui 20.000 orang dan lebih dari 600 program komunitas dijalankan di berbagai negara. Program-program tersebut memberikan manfaat kepada lebih dari satu juta orang di seluruh dunia sehingga mempertegas komitmen ZTE dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Memperkuat Tata Kelola dan Daya Tahan Bisnis
ZTE terus menyempurnakan sistem tata kelola keberlanjutan tiga tingkat yang mencakup aspek strategi, pengambilan keputusan, dan eksekusi. Sistem ini dirancang untuk mengantisipasi berbagai risiko baru sekaligus memastikan implementasi target strategis berjalan konsisten. Pada 2025, ZTE juga mempertahankan sertifikasi ISO 22301:2019 untuk Sistem Manajemen Kesinambungan Bisnis yang mencakup lima basis manufaktur dan pusat riset utama.
Di bidang perlindungan data, ZTE menempatkan kepatuhan data sebagai bagian penting dari tata kelola perusahaan. Selain merilis versi terkini "ZTE Privacy Protection White Paper", ZTE juga memperoleh sertifikasi ePrivacyseal Global Uni Eropa untuk lima produk utama di segmen jaringan tetap dan multimedia. Pencapaian ini semakin memperkuat standar perlindungan data ZTE di tingkat global.
Upaya ESG ZTE terus mendapat pengakuan internasional. Pada 2025, ZTE kembali memperoleh predikat "Low ESG Risk" dari Sustainalytics untuk tahun keempat berturut-turut. ZTE juga kembali tercantum dalam daftar "Fortune China ESG Impact 2025" selama empat tahun berturut-turut, meraih Excellence in Practice Award dari Association for Talent Development (ATD) untuk keenam kalinya secara beruntun, serta kembali tercantum dalam S&P Global Sustainability Yearbook (China Edition) 2025.
Ke depan, ZTE akan terus memanfaatkan keunggulannya dalam inovasi dan komersialisasi teknologi dasar guna mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (SDGs). Melalui langkah tersebut, ZTE ingin mempercepat terwujudnya masa depan yang lebih efisien, ramah lingkungan, cerdas, dan inklusif.
Laporan Keberlanjutan 2025 ZTE:https://www.zte.com.cn/content/dam/zte-site/investorrelations/en_announcement/ZTE_Sustainability_Report_2025_en0519.pdf
Informasi selengkapnya: https://www.zte.com.cn/global/about/sustainability.html
NARAHUBUNG MEDIA:
ZTE Corporation
Communications
Surel: ZTE.press.release@zte.com.cn
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.






























